Minggu, 15 Juni 2014

Miss u so much, Mom :)

Dicurhatin oleh Dessy Mayangsari di Minggu, Juni 15, 2014 0 komentar

mamah,
malam ini entah kenapa jadi sangat merindukanmu...
cuma bisa dengerin rekaman suara lama yg ada di handphone ku saja.

mamah,
aku tak ingin menerima orang baru lagi dikeluargaku
aku ga suka saat melihat mu telponan dg orang lain
yang aku tahu jelas intonasi suaramu berbeda saat berbicara dengan orang itu

mamah,
saat ini tak lagi banyak waktu untuk aku bisa bersamamu
hanya lewat telepon, hanya lewat sms.

mamah,
dulu waktu kecil aku sangat benci kamu karena sifatmu yg suka marah marah
bahkan untuk didekatmu rasanya malas
tapi sekarang, memelukmu suatu kesenangan tersendiri untukku

terimakasih waktu itu menenangkanku
saat aku mendengar kabar rumah mau dijual
dan rasanya duniaku langsung hancur,
ditengah tangis itu kamu bilang "ci... nak... tenang ja tenang rumah ga bakal di jual tenang ja percaya ja dengan mamah"...
terimakasih banyak mah...

terimakasih atas nafas ini
terimakasih telah membiarkan aku hidup
tak usah meminta maaf atas semuanya,
aku janji nanti aku akan punya suami yang setia dg ku saja,
aku akan punya keluarga yang lebih baik daripada kita...

terimakasih atas kebebasan yang selalu diberikan, kebebasan yg selalu membuat teman temanku iri.

terimakasih untuk malam malam tanpa tidurmu hanya untuk mengompres kepalaku saat aku sakit.

terimakasih telah bertahan selama ini untuk kami.
aku mungkin tidak akan sekuat kamu,
saat harus serumah dengah selingkuhan papah.

maaf aku pernah membuatmu menangis mamah,
percaya padaku aku merasa amat bersalah . maafkan aku..

kehilangan terbesarku adalah saat kamu keluar dari rumah...
bahkan untuk mendengar lagu Bunda saja aku tidak bisa :)
kamu tau, aku kesepian.
rumah tak lagi sama...

kamu tau mah,
aku masih saja menangis jika tidur dirumah itu. tanpa kamu .
rumah dengan aura yg berbeda ku rasa....

aku ga pernah malu kalau orang mengejek keluarga kita.
aku cuma marah jika mereka mengejekmu, mengejek papah juga. aku marah saat mereka mengatakan kalau aku ini anak yang ga diurus orang tuanya, anak yang orang tuanya ga peduli anaknya.
mereka melihat dari luar.
mereka ga ngerasain jadi aku.
mereka ga pernah tau aku diselimuti setiap malam
mereka ga pernah tau anak ini dimanja luar biasa oleh orang tuanya

mamah,
jika nanti kamu menemukan seseorang yang tepat.
ku mohon untuk tidak melupakanku,
ku mohon tetap mendengarkan semua ceritaku
ku mohon untuk tetap jadi mamahku selamanya :)
karena papah ku cuma 1, mamahku cuma 1.

Minggu, 15 Juni 2014

Miss u so much, Mom :)

mamah,
malam ini entah kenapa jadi sangat merindukanmu...
cuma bisa dengerin rekaman suara lama yg ada di handphone ku saja.

mamah,
aku tak ingin menerima orang baru lagi dikeluargaku
aku ga suka saat melihat mu telponan dg orang lain
yang aku tahu jelas intonasi suaramu berbeda saat berbicara dengan orang itu

mamah,
saat ini tak lagi banyak waktu untuk aku bisa bersamamu
hanya lewat telepon, hanya lewat sms.

mamah,
dulu waktu kecil aku sangat benci kamu karena sifatmu yg suka marah marah
bahkan untuk didekatmu rasanya malas
tapi sekarang, memelukmu suatu kesenangan tersendiri untukku

terimakasih waktu itu menenangkanku
saat aku mendengar kabar rumah mau dijual
dan rasanya duniaku langsung hancur,
ditengah tangis itu kamu bilang "ci... nak... tenang ja tenang rumah ga bakal di jual tenang ja percaya ja dengan mamah"...
terimakasih banyak mah...

terimakasih atas nafas ini
terimakasih telah membiarkan aku hidup
tak usah meminta maaf atas semuanya,
aku janji nanti aku akan punya suami yang setia dg ku saja,
aku akan punya keluarga yang lebih baik daripada kita...

terimakasih atas kebebasan yang selalu diberikan, kebebasan yg selalu membuat teman temanku iri.

terimakasih untuk malam malam tanpa tidurmu hanya untuk mengompres kepalaku saat aku sakit.

terimakasih telah bertahan selama ini untuk kami.
aku mungkin tidak akan sekuat kamu,
saat harus serumah dengah selingkuhan papah.

maaf aku pernah membuatmu menangis mamah,
percaya padaku aku merasa amat bersalah . maafkan aku..

kehilangan terbesarku adalah saat kamu keluar dari rumah...
bahkan untuk mendengar lagu Bunda saja aku tidak bisa :)
kamu tau, aku kesepian.
rumah tak lagi sama...

kamu tau mah,
aku masih saja menangis jika tidur dirumah itu. tanpa kamu .
rumah dengan aura yg berbeda ku rasa....

aku ga pernah malu kalau orang mengejek keluarga kita.
aku cuma marah jika mereka mengejekmu, mengejek papah juga. aku marah saat mereka mengatakan kalau aku ini anak yang ga diurus orang tuanya, anak yang orang tuanya ga peduli anaknya.
mereka melihat dari luar.
mereka ga ngerasain jadi aku.
mereka ga pernah tau aku diselimuti setiap malam
mereka ga pernah tau anak ini dimanja luar biasa oleh orang tuanya

mamah,
jika nanti kamu menemukan seseorang yang tepat.
ku mohon untuk tidak melupakanku,
ku mohon tetap mendengarkan semua ceritaku
ku mohon untuk tetap jadi mamahku selamanya :)
karena papah ku cuma 1, mamahku cuma 1.

 

@dcydsy Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Celebrity Gossip