Selasa, 11 Februari 2014

Jalani dengan Baik ;)

Dicurhatin oleh Dessy Mayangsari di Selasa, Februari 11, 2014 0 komentar

Cita cita?
Cenderung kepada profesi.
Waktu kecil kebanyakan kita bercita cita jadi polisi, dokter, perawat, pilot, tentara, guru, dan apapun itu .

Kita menjalani SD, SMP dengan impian seperti kita masih kecil.
Misal aja ...
Aku pengen jadi dokter !

Tapi saat masuk SMA.
Kita mulai paham apa itu kemampuan otak dan apa itu kemampuan materi.
Mulailah kita berpikir realistis tentang 'Akan Jadi Apa Saya Nanti' .
Yang semula ingin jadi dokter terus sadar bahwa kemampuan otaknya tidak mencukupi untuk itu mengalihkan cita citanya misal saja jadi perawat.

Seseorang pernah berkata denganku,
"kamu kalo masuk kuliah, cari dimana jurusan itu kamu bisa. Jangan yg kamu mau ! Kalo bisa, ambillah yang kamu bisa dan kamu juga inginkan"
Penjelasannya gini.
Anggap aja setiap orang 'mau' jadi Dokter
Tapi jadi Dokter itu perlu uang gede sama otak encer. Sudah mencukupi kah 2 hal itu???
Terkadang apa yang kita mau tidak segampang kita mengucapkannya.

Dulu waktu TK aku kalo ditanya tentang cita cita pasti jawabnya mau jadi "Dokter" !
Kenapa?????
Karena bisa suntik suntik pasien ?
Oh bukan -.-
Aku mau jadi dokter karena pengen profesi aku nanti bisa nolong orang. Simple. Anak anak~

Saat SMA, mulai sadar....
Ini otak ga bakal kuat kalo kedokteran, apalagi orangtua ga bakal mampu ngebiayain kesitu.
Aku pun berubah 'cita cita', yg semula ingin jadi dokter malah pengen jadi Bidan yang kerjanya di Rumah Sakit.
Kenapa Bidan?
Soalnnya aku suka anak kecil, nolongin orang melahirkan terus dengar tangis bayinya itu rasanya menyenangkan sekali.
Oya. Kenapa harus di Rumah Sakit?
Aku ga bisa renang. Kalo misal bidan yang ditugasin ke kampung kampung terus kerjanya macam naik sampan, takutnya sampannya kebalik terus aku tenggelam ._.
Jadi ambil aman saja di Rumah Sakit . Yang jelas ga usah naik sampan berangkat kerjanya .

Sampai kelas 3 SMA aku tetap ingin jadi bidan.
Tapi....
Saat semester 2 aku mulai diskusi sama papah mamah.
Papah bilang dia ga bisa biayain kalo ke kesehatan. Soalnya sekarang biaya kuliah ke kesehatan itu mahal sekali.
Aku ingat waktu itu sampai menitikkan air mata.
Haa.....
Harus mengubur impian untuk jalan hidup yg sudah direncanakan itu sangat susah sekali.

Mulailah aku mencaricari alternatif kuliah lain.....

Aku suka biologi dan fisika.
Tapi aku tau. Aku suka mata pelajaran itu jika aku menyenangi gurunya. So, apa jadinya nanti jika aku kuliah terlanjur mngambil jurusan itu dan akhirnya tidak selesai karena aku benci dosennya -_- its so dumb !

Lalu aku beralih ke hukum, ilmu pemerintahan, pertambangan.
Dan aku langsung mencoret pilihan itu. Aku tidak ingin dan tidak bisa !

Lalu jatuhlah ke Tehnik Informatika.
Sebenarnya saat itu di Unl*m sudah ada jurusan TI.
Tapi masih prodi baru dan bahkan belum masuk sbg salah satu jurusan di websitenya .

Pilihan terakhir yaitu STMIK Indonesia Banjarmasin mengambil jurusan TI. Karena aku merasa bisa dan yang aku mau.
Tempat kakakku kuliah dulu.
Pada akhirnya aku mendaftar kuliah hanya pada satu pilihan ini.
Jurusan yang nantinya semoga saja bisa membuatku mendapatkan kerja dengan mudah.

Setiap anak itu cita citanya sebenarnya tidak jauh dari membahagiakan orang tua.

Orang tua itu tidak pernah menuntut kita "kamu harus jadi Bos!"
Tidak.....
Mereka hanya ingin kamu memiliki hidup yang lebih daripada apa yang mereka punya sekarang.

Kadang kita berpikir untuk mencari kerja agar dapat membantu, minimal membayar kuliah sendiri.
Tapi pada sebagian orang, setelah keasyikan bekerja dia malah lupa tugas utamanya "Kuliah". Dan terjadilah yang dinamakan nilai rendah dan terlambat lulus kuliah.
Maka dari itu orang tua sering marah jika kita memilih bekerja sambil kuliah. Bukannya tidak boleh, tapi sebisa mungkin utamakan yang menjadi prioritas.
Saat nanti kamu lulus dan sudah memegang gelar Sarjana. Itu akan lebih mudah untukmu mencari pekerjaan yang baik.

Untukku sendiri....
Mungkin nanti setelah lulus aku bakal cari kerja yg layak yang sekiranya aku bisa gantian membiayai masa tua papah sama mamah.
Sementara ini aku cuma bisa kuliah dan berusaha dapat nilai tinggi tanpa ada mata kuliah yang mengulang. Supaya bisa cepat selesai dan tidak buang2 waktu serta uang.
Juga aku senang liat senyum mamah sama papah saat aku bilang IP ku tinggi loh ~

Aku berencana akan lulus kuliah 3,5 tahun kemudian melamar kerja. Pada umur 24 aku akan menikah dan punya 3 orang anak. 2 anak laki laki dan 1 perempuan.
Oya. Juga suami yang sangat sayang anak anakku juga diriku.
Semoga aku nanti bisa memiliki keluarga yang jauh lebih baik dari ini. Juga menjadi ibu serta istri yang baik untuk suamiku :D

We have plan. God have everything :)

Selasa, 11 Februari 2014

Jalani dengan Baik ;)

Cita cita?
Cenderung kepada profesi.
Waktu kecil kebanyakan kita bercita cita jadi polisi, dokter, perawat, pilot, tentara, guru, dan apapun itu .

Kita menjalani SD, SMP dengan impian seperti kita masih kecil.
Misal aja ...
Aku pengen jadi dokter !

Tapi saat masuk SMA.
Kita mulai paham apa itu kemampuan otak dan apa itu kemampuan materi.
Mulailah kita berpikir realistis tentang 'Akan Jadi Apa Saya Nanti' .
Yang semula ingin jadi dokter terus sadar bahwa kemampuan otaknya tidak mencukupi untuk itu mengalihkan cita citanya misal saja jadi perawat.

Seseorang pernah berkata denganku,
"kamu kalo masuk kuliah, cari dimana jurusan itu kamu bisa. Jangan yg kamu mau ! Kalo bisa, ambillah yang kamu bisa dan kamu juga inginkan"
Penjelasannya gini.
Anggap aja setiap orang 'mau' jadi Dokter
Tapi jadi Dokter itu perlu uang gede sama otak encer. Sudah mencukupi kah 2 hal itu???
Terkadang apa yang kita mau tidak segampang kita mengucapkannya.

Dulu waktu TK aku kalo ditanya tentang cita cita pasti jawabnya mau jadi "Dokter" !
Kenapa?????
Karena bisa suntik suntik pasien ?
Oh bukan -.-
Aku mau jadi dokter karena pengen profesi aku nanti bisa nolong orang. Simple. Anak anak~

Saat SMA, mulai sadar....
Ini otak ga bakal kuat kalo kedokteran, apalagi orangtua ga bakal mampu ngebiayain kesitu.
Aku pun berubah 'cita cita', yg semula ingin jadi dokter malah pengen jadi Bidan yang kerjanya di Rumah Sakit.
Kenapa Bidan?
Soalnnya aku suka anak kecil, nolongin orang melahirkan terus dengar tangis bayinya itu rasanya menyenangkan sekali.
Oya. Kenapa harus di Rumah Sakit?
Aku ga bisa renang. Kalo misal bidan yang ditugasin ke kampung kampung terus kerjanya macam naik sampan, takutnya sampannya kebalik terus aku tenggelam ._.
Jadi ambil aman saja di Rumah Sakit . Yang jelas ga usah naik sampan berangkat kerjanya .

Sampai kelas 3 SMA aku tetap ingin jadi bidan.
Tapi....
Saat semester 2 aku mulai diskusi sama papah mamah.
Papah bilang dia ga bisa biayain kalo ke kesehatan. Soalnya sekarang biaya kuliah ke kesehatan itu mahal sekali.
Aku ingat waktu itu sampai menitikkan air mata.
Haa.....
Harus mengubur impian untuk jalan hidup yg sudah direncanakan itu sangat susah sekali.

Mulailah aku mencaricari alternatif kuliah lain.....

Aku suka biologi dan fisika.
Tapi aku tau. Aku suka mata pelajaran itu jika aku menyenangi gurunya. So, apa jadinya nanti jika aku kuliah terlanjur mngambil jurusan itu dan akhirnya tidak selesai karena aku benci dosennya -_- its so dumb !

Lalu aku beralih ke hukum, ilmu pemerintahan, pertambangan.
Dan aku langsung mencoret pilihan itu. Aku tidak ingin dan tidak bisa !

Lalu jatuhlah ke Tehnik Informatika.
Sebenarnya saat itu di Unl*m sudah ada jurusan TI.
Tapi masih prodi baru dan bahkan belum masuk sbg salah satu jurusan di websitenya .

Pilihan terakhir yaitu STMIK Indonesia Banjarmasin mengambil jurusan TI. Karena aku merasa bisa dan yang aku mau.
Tempat kakakku kuliah dulu.
Pada akhirnya aku mendaftar kuliah hanya pada satu pilihan ini.
Jurusan yang nantinya semoga saja bisa membuatku mendapatkan kerja dengan mudah.

Setiap anak itu cita citanya sebenarnya tidak jauh dari membahagiakan orang tua.

Orang tua itu tidak pernah menuntut kita "kamu harus jadi Bos!"
Tidak.....
Mereka hanya ingin kamu memiliki hidup yang lebih daripada apa yang mereka punya sekarang.

Kadang kita berpikir untuk mencari kerja agar dapat membantu, minimal membayar kuliah sendiri.
Tapi pada sebagian orang, setelah keasyikan bekerja dia malah lupa tugas utamanya "Kuliah". Dan terjadilah yang dinamakan nilai rendah dan terlambat lulus kuliah.
Maka dari itu orang tua sering marah jika kita memilih bekerja sambil kuliah. Bukannya tidak boleh, tapi sebisa mungkin utamakan yang menjadi prioritas.
Saat nanti kamu lulus dan sudah memegang gelar Sarjana. Itu akan lebih mudah untukmu mencari pekerjaan yang baik.

Untukku sendiri....
Mungkin nanti setelah lulus aku bakal cari kerja yg layak yang sekiranya aku bisa gantian membiayai masa tua papah sama mamah.
Sementara ini aku cuma bisa kuliah dan berusaha dapat nilai tinggi tanpa ada mata kuliah yang mengulang. Supaya bisa cepat selesai dan tidak buang2 waktu serta uang.
Juga aku senang liat senyum mamah sama papah saat aku bilang IP ku tinggi loh ~

Aku berencana akan lulus kuliah 3,5 tahun kemudian melamar kerja. Pada umur 24 aku akan menikah dan punya 3 orang anak. 2 anak laki laki dan 1 perempuan.
Oya. Juga suami yang sangat sayang anak anakku juga diriku.
Semoga aku nanti bisa memiliki keluarga yang jauh lebih baik dari ini. Juga menjadi ibu serta istri yang baik untuk suamiku :D

We have plan. God have everything :)

 

@dcydsy Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Celebrity Gossip